Update Virus Corona di Dunia: 271.629 Orang Terinfeksi dan 87.403 Sembuh

corona virus

Update Virus Corona di Dunia: 271.629 Orang Terinfeksi dan 87.403 Sembuh

Update Virus Corona di Dunia: 271.629 Orang Terinfeksi dan 87.403 Sembuh – Cara perkembangan virus corona sejak pertama kali merebak di China hingga ke negara lain di seluruh dunia disebabkan oleh beberapa hal kecil tidak terduga.

Perkembangan virus yang berasal dari pasar seafood dan hewan di Wuhan, berlanjut hingga menular kepada para wisatawan dan merantai hingga ke negara lain.

Perkembangan virus corona ternyata sudah ada sejak 1937 dan 2019-nCov atau COVID-19 ini termasuk corona jenis baru sebagai IDN Poker Apk versi Terbaru bentuk mutasi.

Berikut merdeka.com telah merangkum mengenai cara perkembangan virus corona dari para ahli dan WHO dari berbagai sumber.

Perkembangan Virus Corona dari Masa ke Masa

Melansir dari jurnal Virology dan the Pediatric Infectious Disease Journal, berikut perkembangan virus corona dari masa ke masa :

Pada 1937 Coronavirus (CoVs; family Coronaviridae) ialah agen penyebab penyakit pernapasan, enteric, hati, dan neurologis pada hewan dan manusia. Virus korona pertama (virus bronkitis infeksi) diisolasi pada embrio ayam, oleh Beaudette dan Hudson.

Virus prototipe, yang dinamai tikus virus hepatitis (MHV), pertama kali diisolasi pada tikus di tahun 1949.

Pada 1965 ada perkembangan virus korona lagi, ketika Tyrrell dan Bynoe menemukan bahwa manusia dapat menularkan virus bernama B814. Ditemukan dalam kultur organ trakea embrionik manusia, diperoleh dari saluran pernapasan orang dewasa dengan flu biasa.

Kemudian semakin mendalam hasil eksperimen hingga menemukan virus corona tipe 229E dan OC43.

Tahun 1949
Hasil penelitian mengenai virus corona di tahun 1949. Varian yang kemudian diidentifikasi pada tikus pada 1970 (di mana ia disebut tikus sialodacryoadenitis coronavirus).

Pada 1965 ada perkembangan virus korona lagi, ketika Tyrrell dan Bynoe menemukan bahwa manusia dapat menularkan virus bernama B814. Ditemukan dalam kultur organ trakea embrionik manusia, diperoleh dari saluran pernapasan orang dewasa dengan flu biasa.

Kemudian semakin mendalam hasil eksperimen hingga menemukan virus corona tipe 229E dan OC43.

Hasil penelitian mengenai virus corona di tahun 1949. Varian yang kemudian diidentifikasi pada tikus pada 1970 (di mana ia disebut tikus sialodacryoadenitis coronavirus).

Pada April 1988, identifikasi virus corona, bernama NL, yang diisolasi dari bocah laki-laki berusia 8 bulan dengan pneumonia dan tumbuh dari spesimen klinis.

Sumber : www.merdeka.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *