Prancis Tuduh Apple Terkait Aplikasi Pelacakan COVID-19

Prancis Tuduh Apple Terkait Aplikasi Pelacakan COVID-19

Terkait Aplikasi Pelacakan

Prancis Tuduh Apple – Prancis menuduh Apple tidak mendukung upaya penanganan COVID-19 karena menolak mambantu untuk membuat iPhone lebih kompatibel dengan aplikasi kontak “StopCovid”.

“Apple seharusnya bisa membantu kami membuat aplikasi ini bekerja lebih baik di iPhone. Mereka tidak ingin melakukannya,” kata Menteri untuk Teknologi Digital, Cédric O kepada BFM Business TV sebagaimana dikutip dari Reuters, Rabu (7/5/2020).

Baca juga : Samsung Rilis Sejumlah Model Baru

Aplikasi pelacakan kontak Covid-19 bekerja dengan memanfaatkan Bluetooth yang memungkinkan ponsel untuk berinteraksi dengan perangkat di sekitarnya. Hal ini dinilai dapat membantu melakukan deteksi ketika pengguna melakukan kontak dengan orang-orang yang berpotensi membawa virus.

“Saya menyesali ini, mengingat kita ada di situasi di mana setiap orang bergerak untuk memerangi epidemi [Covid-19], dan mengingat sebuah perusahaan besar yang secara ekonomi dapat melakukan ini dengan baik, tidak membantu pemerintah,” kata Cedric.

Pemerintah Prancis meminta Apple mengubah pengaturan agar aplikasi itu dapat mengakses Bluetooth di latar belakang, sehingga selalu aktif. Namun, Apple disebut telah menolak permintaan tersebut.

India Wajibkan Pemasangan Aplikasi Pelacakan

Aplikasi pelacakan virus corona menjadi salah satu upaya untuk menekan angka penyebaran corona.

Beberapa negara telah memberlakukan kebijakan ini, termasuk Indonesia yang merilis aplikasi bernama PeduliLindungi. Namun, pemasangan aplikasi ini bagi masyarakat masih sebatas imbauan saja.

India menerapkan kebijakan serupa yang bersifat wajib. Kementerian Dalam Negeri India mewajibkan semua pekerja, baik publik atau swasta, menggunakan aplikasi bernama Aarogya Setu terhitung mulai 4 Mei.

Sanksi

Mengutip Engadget, Senin (4/5/2020), pejabat kementerian menyebutkan pemimpin perusahaan dan pemerintah akan bertanggung jawab untuk menegakkan peraturan ini dan akan ada sanksi bagi mereka yang tidak menjalankan kewajiban ini.

Aplikasi pelacakan itu telah diunduh sebanyak 80 juta kali dan tujuan utamanya untuk menjangkau setiap deposit s128 via pulsa pengguna smartphone di negara tersebut demi menekan angka penyebaran Covid-19.

Lagi Viral di Instagram, Begini Cara Unggah Story ‘The Most Kind Person’

Dalam waktu satu malam, mendadak unggahan Instagram Stories mengenai ‘the most kind person I’ve ever know’ alias ‘orang paling baik yang pernah saya kenal’ menjadi viral.

Unggahan ini memperlihatkan tulisan the most kind person I’ve ever known dengan sebuah tanda panah, mengarah ke foto profil Instagram orang yang melihat IG story tersebut.

Bagi yang tidak tahu, tentu hal ini membuat salah tingkah karena ternyata si pemilik Instagram menganggap kita adalah orang paling baik yang pernah dikenalnya. Namun, memang itu tujuannya!

Telkomsel Gelar Indonesia Games Championship 2020

Telkomsel melalui Dunia Games kembali mengadakan turnamen eSport bertajuk Indonesia Games Championship (IGC). Turnamen ini akan berlangsung mulai Mei hingga September 2020 secara online.

Kali ini, Dunia Games menggandeng Garena dalam mengadakan turnamen ini. Diharapkan akan menjaring lebih dari 32.000 mobile gamer dari seluruh Indonesia.

“Kami merancang IGC 2020 agar berlangsung secara online, sehingga peserta dapat berkontribusi memajukan industri esport di Indonesia dengan tetap menjaga jarak aman.

Sumber : liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *