Kominfo Blokir Video Youtuber

Kominfo Blokir Video Youtuber

Kominfo Blokir Video Youtuber Indira Kalistha Terkait Corona

Kominfo Blokir Video Youtuber Indira Kalistha Terkait Corona – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyatakan pihaknya telah memblokir video yang menampilkan pernyataan salah satu youtuber yakni Indira Kalistha, yang mengatakan bahwa ia jarang memakai masker saat keluar rumah.

Sebelum video diblokir, Indira sempat menyatakan, “Enggak, aku jarang pakai masker, pake sheet mask setiap hari. Kalau masker itu enggak pernah kecuali ditegur kayak bu pakai maskernya ya. Tapi kalau enggak ditegur ya sudah dibuka lagi. Kasian ini napas ditutup-tutup gitu lo.”

Sontak banyak warganet yang menentang pernyataan Indira tersebut dan mereka menganggap vlogger kecantikan itu tidak menghargai para tenaga IDN Poker Deposit Pulsa Indosat medis yang menjadi garda terdepan. Setelah mendapat banyak hujatan dari warganet, akhirnya Indira meminta maaf.

Padahal, pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memakai masker saat keluar rumah demi menekan pandemi virus corona SARS-Cov-2 di Indonesia.

Selain itu kata Johnny, Kemenkominfo saat ini tengah melakukan profiling untuk ditindak menurut aturan hukum. “Sekarang lagi dilakukan profiling, apa yang harus dilakukan secara hukum melalui penegakan hukum kalau itu dibutuhkan. Jadi tidak dibiarkan,” pungkasnya.

YouTuber Ferdian Paleka telah ditetapkan sebagai tersangka kasus muatan penghinaan dalam video prank pembagian sembako berisi sampah kepada sekelompok waria atau transpuan.

Ia dijerat dengan pasal 45 ayat 3 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena melanggar pasal 27 ayat 3. Ferdian melanggar pasal 27 ayat 3 karena konten yang ia buat memiliki muatan penghinaan.

Ferdian mengaku ia membuat konten prank tersebut demi meningkatkan jumlah pengikut atau subscriber di kanal Youtube miliknya. Tak hanya Ferdian, di YouTube berseliweran konten-konten prank. Mulai dari prank yang receh hingga prank yang bisa dianggap tidak etis.

“Diperlukan kreativitas terus-menerus menciptakan kebaruan,” kata Firman. Firman mengatakan dari waktu ke waktu, konten berisi prank memang terus meningkat. Prank dianggap sebagai sebuah kreativitas untuk memuaskan rasa dahaga audiens terhadap sebuah hiburan.

Distribusi informasi melalui media digital

Firman menjelaskan audiens selalu menuntut sebuah konten hiburan yang baru karena audiens akan kebal dengan konten yang monoton. Sehingga muncul istilah apa yang menarik di masa lalu, hari ini sudah bukan hiburan lagi.

Terlebih ketika produksi dan distribusi informasi melalui media digital yang diiringi oleh intesitas. Sesuatu yang baru hari ini, jadi usang esok hari.

Pencarian kreativitas ini justru menabrak keetisan sebuah konten. Firman mengatakan tak semua orang paham paham bahwa menghina transgender berarti menghina kemanusiaan. Sehingga produksi prank tak etis itu sempat lolos sebelum terhenti akibat kemarahan masyarakat.

Firman mengatakan konten prank dibuat Ferdian untuk merebut perhatian audiens di jagad digital. Terjadi sebuah persaingan sengit di antara pembuat konten untuk meraih guyuran like, retweet, reposting, traffic, hingga tercapainya trending topic.

Semua hal tersebut adalah sebuah ukuran kuantitatif  yang bermuara pada perolehan iklan atau monetisasi media sosial. Istilah profiling sendiri adalah alat investigasi yang digunakan oleh lembaga penegak hukum untuk mengidentifikasi kemungkinan tersangka dan menganalisis pola yang dapat memprediksi tindak pidana di masa depan.

Sebelumnya, kontroversi Indira Kalistha berawal dari unggahan video podcast di akun Youtube Gritte Agatha pada 13 Mei 2020. Kala itu mereka membahas situasi Covid-19 di planetpreset.com

“Terkait dengan youtuber (Indira Kalistha), hari itu juga (video diunggah tanggal 13 Mei 2020) kami mengambil tindakan tegas pemblokiran langsung,” kata Menkominfo Johnny G. Plate saat konferensi pers secara virtual, Selasa malam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *