Ferdian Paleka Sempat Kabur

Ferdian Paleka Sempat Kabur

Youtuber Ferdian Paleka Sempat Kabur ke Palembang Saat Buron

Youtuber Ferdian Paleka Sempat Kabur ke Palembang Saat Buron – Tim Resmob Polda Jabar dan Tim Resmob Polrestabes Bandung menangkap Youtuber Ferdian Paleka yang dilaporkan ke polisi karena melakukan Ferdian diketahui sempat kabur ke Palembang, Sumatera Selatan usai menjadi buronan polisi.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Saptono Erlangga mengatakan penangkapan dilakukan di Jalan Tol Jakarta-Merak KM 19 Balaraja, Tangerang Banten, sekitar pukul 00.30 WIB.

Saptono menyebut Ferdian sempat melarikan diri ke Palembang selama diburu polisi. Saptono mengungkapkan, Ferdian ditangkap di Tol Jakarta-Merak usai dijemput dari Pelabuhan Merak setelah menyeberang dari Bakauheni.

“Penjemputan tersangka (Ferdian) di Pelabuhan Merak setelah melakukan perjalanan dari Palembang yang tujuannya akan ke Bandung,” ucap Saptono.

Pelaku aksi prank Youtuber Ferdian Paleka ditangkap kepolisian. Youtuber asal Bandung yang melakukan itu ditangkap di Pelabuhan Merak, Banten, Jumat dini hari.

“Target diamankan di Tol Jakarta-Merak daerah Tangerang, setelah keluar Pelabuhan Merak sekira Jam 01.00 WIB,” kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung, Jawa Barat, AKBP Galih Indragiri kepada planetpreset.com Jumat.

Dalam operasi tersebut, polisi juga menangkap dua orang lainnya, yaitu Aidil dan Jamaludin. Mengenai J masih merupakan saudara Ferdian Paleka.

Ferdian saat itu diduga melarikan diri dari kejaran polisi

Dihubungi terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Galih Indragiri mengatakan dalam kasus ini pihaknya telah menetapkan Ferdian dan Aidil sebagai tersangka.

Rekan mereka yang lain berinisial TF sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka kasus prank sembako isi sampah ini. Ferdian saat itu diduga melarikan diri dari kejaran polisi.

“Sementara tiga orang (telah ditetapkan sebagai tersangka),” ucap Galih. Galih menjelaskan, saat ini para tersangka masih menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik di Ditreskrimum Polda Jabar.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 45 ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE Jo Pasal 51 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Kasus yang menjerat Ferdian ini bermula dari aksi prank yang ia lakukan dengan cara membagi-bagikan sembako yang dibungkus dengan dus mi instan kepada sejumlah waria di Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung pada Sabtu sekitar pukul 02.00 WIB.

Namun, setelah dibuka dus itu ternyata berisi beberapa buah batu dan sampah sisa makanan, bukan sembako. Kelakuan Ferdian itu kemudian dilaporkan oleh para korban ke Polrestabes Bandung. Dari laporan itu, polisi lantas melakukan penyelidikan.

Polisi bahkan sempat mendatangi rumah orang tua Ferdian di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, namun tidak ada. Saat itu polisi diketahui hanya berhasil mengamankan ayahnya.

Aksi Ferdian itu ia rekam dalam sebuah video dan diunggah ke Youtube dengan judul ‘Prank Kasih Makanan ke Banci BCL’. Namun, tayangan video tersebut sudah dihapus sang youtuber pada Senin

“Dilakukan penangkapan dua orang target DPO (Ferdian Paleka dan M. Aidil) bersama-sama dengan ayahnya atas nama Herman dan kakak ayahnya atas nama Jamaludin,” kata Saptono kepada ferdian paleka, Jumat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *