Didi Kempot Akan Dimakamkan

Didi Kempot Akan Dimakamkan

Didi Kempot Akan Dimakamkan di Ngawi

Didi Kempot Akan Dimakamkan di Ngawi – Penyanyi campursari Didi Prasetyo alias Didi Kempot meninggal dunia di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, pada Selasa pagi waktu setempat.

“Ya benar, akan dimakamkan di Ngawi, dekat dengan Mamiek,” kata Lilik saat diwawancara planetpreset.com TV, Selasa. “Didi itu termasuk pahlawan dalam keluarga, kami kehilangan, jadi panutan juga, kenangan Didi banyak,” ujarnya di sela isak.

Meski belum mengungkap detail penyebab kematian Didi, pihak rumah sakit menyebut Didi tiba di IGD dalam keadaan henti jantung.

Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira mengenang perjuangan mendiang Didi Kempot dalam melawan pandemi virus corona (Covid-19) melalui lagu berjudul ‘Ojo Mudik’. Lagu itu sejalan dengan kebijakan pemerintah yang melarang mudik demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Bagi Andreas, Didi adalah musisi besar yang dimiliki Indonesia. Dia menyebut Didi sebagai penyanyi yang mampu menembus strata sosial penggemar seni musik di semua lapisan.

Politikus PDIP itu mengenang aksi panggung Didi pada Rapat Kerja Nasional PDI Perjuangan, 10 Januari lalu di Jakarta. Bahkan Presiden Joko Widodo ikut berdendang dalam lantunan lagu Didi Kempot saat itu.

Andreas meminta masyarakat mendoakan sang maestro campursari. Ia juga meminta masyarakat meneruskan perjuangan ‘Lord’ Didi dalam memerangi corona.

“Pesannya, mari kita lanjutkan perjuangan Didi Kempot melawan Covid-19. Selamat jalan Lord Didi. Semoga yang terbaik untukmu,” ujarnya.

Didi Kempot telah memberikan sumbangsih besar

Andreas mengatakan Didi telah memberikan sumbangsih besar dalam menanggulangi penyebaran virus corona lewat karyanya. Melalui lagu, Didi menyampaikan pesan dan mengajak masyarakat untuk tak mudik selama pandemi corona.

“Didi Kempot pun dengan caranya ikut berkontribusi bernyanyi mengumpulkan dana amal, ikut mengajak masyarakat untuk tidak mudik melalui lantunan lagunya. Didi Kempot berjuang melawan Covid-19,” kata Andreas dalam keterangan tertulis, Selasa

Lilik turut mengungkapkan kronologi Didi sebelum meninggal, menurutnya Didi jarang memiliki keluhan sakit. Namun Selasa pagi, Didi sempat mengeluh panas, sehingga Lilik membawanya ke Rumah Sakit.

Didi Kempot adalah salah satu fenomena dalam musik Indonesia, terlepas dari namanya kian viral melambung di tahun-tahun terakhir masa hidupnya. Musisi kelahiran 31 Desember 1966 ini sejatinya telah bermusik sejak 1984. Ia menjalani karier bermusik dari tahap yang amat bawah, menjadi pengamen.

Didi Kempot sudah menghasilkan puluhan album, setidaknya yang tercatat ada Stasiun Balapan (1999), Modal Dengkul, Tanjung Mas Ninggal Janji, Seketan Ewu, Plong (2000), Ketaman Asmoro (2001), Poko’e Melu (2002), Cucak Rowo (2003), Jambu Alas bersama Nunung Alvi (2004) dan Ono Opo (2005).

Lilik mengungkapkan rasa kehilangannya yang mendalam atas kepulangan adiknya, ia menyebut sosok Didi merupakan pahlawan dan panutan di keluarganya.

Menurut Kakak kandung Didi kempot, Lilik, Didi akan dimakamkan hari ini di Ngawi, Jawa Timur, dekat dengan makam kakak kandung Didi yang juga anggota Srimulat yakni almarhum Mamiek Prakoso.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *