Budaya Nasional di Tengah Peradaban Modern

Budaya Nasional

Kepunahan Budaya Nasional di Tengah Peradaban Modern

Budaya Nasional – Banyaknya budaya asing, khususnya budaya barat telah datang dan tumbuh di Indonesia. Budaya-budaya tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai Indonesia sebagai negara timur. Hal ini juga Deposit Sbobet88 Pulsa memberikan efek buruk dalam norma Indonesia sebagai bangsa timur. Saat ini, kita bisa melihat mode pakaian yang tidak sesuai dengan norma-norma, kebiasaan mabuk dan gaya hidup yang buruk telah berkembang di Indonesia. Singkatnya Indonesia seperti kehilangan identitasnya yang mulai terkikis oleh kebudayaan barat.

Para remaja Indonesia abad ini sangat memprihatinkan, jaman merubah segalanya, baik budaya, sosial, ekonomi, politik bahkan agamapun semakin tak teranggap. Perubahan-perubahan tersebut sangat berpengaruh bagi masyarakat Indonesia, terutama untuk para remaja Indonesia. Penurunan keberadaan budaya Indonesia dirumahnya sendiri disebabkan oleh rakyatnya sendiri yang mengabaikan budayanya.

Mereka terbuai oleh kehidupan modern dan mulai melupakan nilai-nilai yang diwariskan oleh nenek moyang mereka. Sebagai contoh yaitu penggunaan bahasa Indonesia, jika kita cermati hampir seluruh kebudayaan barat kita tiru, seperti perilaku, kesukaan, kesenangan, liburan dan lain-lain sebagian besar mengikuti dan memilih budaya barat.

Apalagi pada saat ini masyarakat Indonesia khususnya para pelajar seperti dituntut harus mampu menggunakan bahasa inggris, bukan hanya para pelajar namun orang-orang dewasa yang telah bekerja yang belum bisa berbahasa inggris telah mulai belajar atau kursus berbahasa inggris. Jika dari mulai anak-anak sampai dengan orang-orang dewasa di Indonesia mulai menjadikan bahasa inggris sebagai bahasa sehari-hari, lantas siapa yang akan menggunakan bahasa Indonesia dikemudian hari.

Berdasarkan statistik kebudayaan tahun 2017 jumlah kesenian yang akan punah mencapai angka 143, jumlah tersebut terdiri atas seni rupa, seni musik, seni tari, seni teater, sastra serta kesenian lainnya. Selain itu, jika dilihat dari statistik kebudayaan tahun 2018 jumlah bahasa daerah yang akan punah mencapai angka 34 bahasa daerah.

Kepunahan budaya tersebut seharusnya tidak terjadi apabila negara mampu menegakan konstitusi secara utuh. Pada pasal 32 ayat 1 dan 2 UUD 1945, tertera sebuah amanat yang menyatakan pemerintah berkewajiban memajukan kebudayaan nasional ditengah peradaban dunia. Selain pemerintah, masyarakat juga seharusnya menjadi pihak yang ikut bertanggung jawab untuk mempertahankan budaya nasional dan lokal dari globalisasi, terlebih sentimen mempertahankan budaya lokal sering kali identik dengan sifat gengsi dan malu yang dirasakan masyarakat saat ini.

Maka dari itu, kita sebagai masyarakat Indonesia khususnya para remaja yang merupakan generasi penerus bangsa ini sudah seharusnya turut serta dalam proses pelestarian kebudayaan negara kita.