6 Bencana alam yang diduga akibat pemanasan global

6 Bencana alam yang diduga akibat pemanasan global

6 Bencana alam yang diduga akibat pemanasan global

6 Bencana alam yang diduga akibat pemanasan global ,- Ilmuwan telah beberapa kali mengatakan bahwa Bumi sedang mengalami Pemanasan Global, yakni proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan di planet ini. Pemanasan Global juga bisa diartikan sebagai naiknya suhu Bumi secara menyeluruh, ditandai dengan es di Kutub yang mencair dan temperatur di berbagai tempat di seluruh dunia yang cenderung naik.

1. Kekeringan

Konsekuensi dari pemanasan global amat terasa jelas bagi seluruh orang di dunia. Tentu saja, tidak semua bagian Bumi berada dalam bahaya, karena yang terdampak parah adalah sebagian besar wilayah di belahan Bumi selatan.

Misalnya, di Afrika Selatan selama 3 tahun terakhir ini, hanya ada curah hujan rata-rata tahunan. Itu artinya, penduduk setempat memiliki jumlah air tawar dan tanah yang lebih sedikit.

Secara umum, para ilmuwan mengatakan bahwa jumlah air tawar di dunia akan semakin berkurang.

2. Hujan Deras

Hujan adalah peristiwa alam yang luar biasa, tetapi tidak untuk masa-masa kini. Karena suhu yang panas, air akan menguap dari permukaan Bumi dan masuk ke atmosfer, sehingga menyebabkan hujan tropis di sebagian besar planet ini.

Namun, masalah kemarau panjang tidak dapat diselesaikan hanya dengan hujan, sebab air hanya akan mengalir ke danau dan sungai, lalu menguap dari sana. Siklus tersebut bakal terus berulang.

3. Banjir

Saat hujan lebat dapat menaikkan permukaan laut, namun bagi banyak negara, hujan deras akan menyebabkan banjir besar. Bencana ini sekarang sudah bersifat merusak dan amat mengerikan.

Selain itu, banjir yang kerap terjadi pada masa kini, sebagian besar tidak bisa dikendalikan dan selalu mengarah pada tragedi. Terkadang bahkan berubah menjadi lebih buruk karena pemanasan global –terutama di daerah pantai dan sekitarnya.

4. Kebakaran Hutan

Karena panas, jumlah kebakaran hutan menjadi kian meningkat. Bagi orang-orang, insiden ini menyebabkan banyak masalah, sebab Si Jago Merah hampir tidak mungkin untuk dikendalikan, sehingga warga harus dievakuasi dan menghabiskan banyak anggaran daerah.

Selain itu, api dapat menyebabkan banyak partikel mikroskopis berterbangan ke udara bebas dan mengotori paru-paru manusia. Kebakaran hutan memang sering terjadi, namun sekarang pemanasan global hanya memperburuk situasi.

5. Panen yang Buruk

Ini bukan hanya tentang jumlah buah dan sayuran yang berkurang karena kekeringan, tetapi juga kualitas makanan yang akan menurun secara dramatis akibat pemanasan global. Emisi karbondioksia (CO2) yang berkembang pesat, membuat tanaman tumbuh lebih cepat, sehingga tumbuh-tumbuhan tidak akan cukup untuk mengembangkan banyak mikro elemen.

Jadi, mengandung akan lebih banyak buah dan sayuran yang mengandung sedikit protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan untuk kesehatan manusia.

6. Topan dan Badai Salju

Hujan lebat dan banjir bukan satu-satunya masalah terparah yang terjadi seperti global. Dunia harus mempersiapkan diri sebelum topan dan badai salju menerjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *