5 Kenangan Seru Televisi Jadul Ini Bikin Kamu Kangen Masa Kecil

5 Kenangan Seru Televisi Jadul Ini Bikin Kamu Kangen Masa Kecil

5 Kenangan Seru Televisi Jadul Ini Bikin Kamu Kangen Masa Kecil

5 Kenangan Seru Televisi Jadul Ini Bikin Kamu Kangen Masa Kecil – Bagi generasi 80-90an, televisi merupakan barang mahal yang tidak semua orang bisa memilikinya dengan mudah. Kala itu, televisi merupakan salah satu ukuran seseorang bisa dikatakan ‘kaya’ atau tidak.

Televisi pun menjadi salah satu dari sekian banyak hiburan anak-anak dan remaja di jaman dulu. Meski tidak semua orang memiliki televisi, setidaknya ada 1-2 orang dalam satu kampung yang memiliki barang elektronik audio visual dengan segala keunggulannya tersebut.

Ada banyak kenangan dan keseruan tak terlupakan ketika televisi dengan acara-acara khasnya yang menemani kehidupan generasi masa lalu. Nostalgia sejenak yuk bersama 5 hal tak terlupakan itu. Yuk simak ulasan Daftar Live22 berikut ini!

1. Nonton TV dalam satu rumah bersama anak sekampung 

Karena dalam satu kampung yang memiliki televisi hanya 1-2 kepala keluarga, biasanya pada waktu-waktu tertentu, salah satu rumah yang memiliki televisi biasanya akan padat dipenuhi anak-anak dan remaja yang ikut ‘nebeng’ nonton televisi.

Ruang keluarga yang sempit masih harus disesaki anak-anak yang berderet di pintu depan sembari melongok-longok kepalanya kesana-kemari. Bagi generasi zaman dulu, acara televisi apa pun merupakan sebuah hal yang menarik karena menampilkan sebuah ‘keajaiban’ berupa gambar yang bersuara dan bergerak-gerak.

2. Istilah ‘semut-semut pesta’ 

Jika sekarang ada banyak cara dan trik serta teknologi untuk menjernihkan gambar pada televisi, maka zaman dulu orang-orang sudah terbiasa dengan gambar yang buram dan penuh dengan bintik-bintik yang biasa disebut ‘semut-semut’ oleh generasi masa lalu.

Entah karena kondisi TV yang cepat panas, sudah tua, atau karena cuaca, siaran televisi biasanya hanya akan menampilkan gambar kumpulan semut-semut yang bergerak-gerak tak tentu arah. Paling bagus sih biasanya gambarnya terbagi beberapa bagian dan akan bergerak ke atas ke bawah dengan kecepatan tak beraturan.

3. Rajin mengikuti siaran ‘Dunia dalam Berita’ TVRI 

Acara khas ‘Dunia dalam Berita’ menjadi ladang ilmu yang pasti semua generasi masa lalu pernah menontonnya. Mungkin ada yang merasa bosan dengan acara berita tersebut, namun tak sedikit juga yang serius melihat berita-berita yang ditayangkan oleh TVRI.

Dari acara berita tersebut, generasi 80-90an bisa tahu dengan berita-berita aktual di ibukota bahkan dunia meski tinggal di daerah pelosok sekalipun. Meskipun beritanya sudah terjadi beberapa pekan yang lalu, menonton ‘Dunia dalam Berita’ seolah membuka jendela dunia.

4. Minggu ceria 

Hari Minggu adalah hari ‘repot’ bagi pemilik rumah yang memiliki televisi. Anak-anak dan remaja yang sedang libur sekolah biasanya akan seharian menetap di dalam rumah orang yang memiliki televisi. Dari pagi hingga sore hari, anak-anak akan berkumpul untuk menonton acara demi acara yang disuguhkan oleh stasiun televisi.

Meski diselingi dengan acara-acara yang dianggap membosankan (seperti berita, tinju, dan sejenisnya), anak-anak dan remaja tetap sabar menantikan acara utama yang paling ditunggu. Selain film kartun, film Unyil adalah salah satu tayangan masa anak-anak yang paling berkesan.

5. Pakai aki untuk menyalakan televisi 

Baik ada aliran listrik atau tidak, televisi zaman dulu biasanya memakai tenaga aki untuk menghidupkannya. Tak heran saat lampu padam sekalipun, televisi masih tetap bisa ditonton tanpa ada gangguan apapun. Dan ketika aki tersebut habis, perlu butuh waktu lama untuk mengisinya sebelum digunakan kembali untuk menyalakan televisi. Aki menjadi barang penting yang sangat dibutuhkan kala itu.